Pencuri Apel Merajalela, Petani Persenjatai Diri



BUMIAJI – Para petani Apel di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji siaga satu akibat maraknya aksi pencurian buah khas Batu itu. Semalam para petani di Dusun Gerdu melaksanakan jaga malam dengan membawa berbagai senjata. Akibat aksi pencuri buah, kerugian para petani apel di desa itu mencapai puluhan juta rupiah.
Aksi pencuri terbilang rapi sebab sampai saat ini warga belum berhasil menangkap pelaku. Maling apel itu diperkirakan sebuah komplotan yang terorganisir dan memiliki jaringan kuat di desa tersebut. Sebab, mereka mampu mengetahui kebun Apel milik petani yang siap panen.
Selain itu dalam melancarkan aksinya, mereka tergolong ahli karena mampu bertindak dengan cepat. Menurut kesaksian warga, gerombolan itu merupakan komplotan yang memiliki modal. Pasalnya, dalam menjalankan aksi pencurian mereka juga membawa pick up serta sepeda motor.
Warga menduga, maling tersebut memiliki ‘orang’ di Desa Tulungrejo yang bertugas memantau lahan siap panen. Pencurian tersebut membuat petani mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Di Dusun Gerdu saja, dua petani sudah mengalami kerugian diatas Rp 6 juta.
‘’Wong buah Apel milik pak Lurah (Kades) saja juga dicuri kok mas. Sejak Sabtu (29/10) lalu warga berjaga. Kami semua, tua muda siaga sejak Sabtu (29/11) lalu,’’ jelas Endik Cahya Setya Utama pemuda RT 1 RW 6 kepada Malang Post.
Menurut Endik, lahan Apel milik ayahnya, Utomo (51 tahun) baru saja kecurian beberapa hari lalu. Pencurian itu menyebabkan keluarga Utomo menderita kerugian diatar Rp 1,4 juta. Pelaku menggasak buah Apel sebanyak tiga glangsi dengan perkiraan mencapai dua kwintal.
‘’Apel itu dicuri ketika harganya Rp 7000/kg mas, pencurian terus terjadi meskipun Apel saat ini harganya hanya Rp 3.500/kg,’’ papar dia.
Enggan kecolongan, warga melakukan jaga malam dimulai setelah Magrib hingga Subuh. Mereka menjaga lahan Apel milik masing-masing, terutama tanaman Apel yang sudah siap panen. Pencurian terakhir dilakukan pada Sabtu (29/10) lalu ketika proses jaga malam mulai diberlakukan.
‘’Ada yang bilang pelaku memakai pick up warna merah dan putih, namun sampai saat ini belum tertangkap,’’ imbuh Arif Wahyudita anak petani setempat.
Lantaran geram, Dita sapaan akrab pemuda itu bahkan membawa senapan angin kaliber 4,5 mm saat berjaga. Maling yang tertangkap akan dia tembak supaya kapok dan enggan beraksi. Pasalnya, lahan Apel milik ayahnya bernama Hariono sudah menderita kerugian diatas Rp 5 juta.
‘’Sabtu lalu yang dicuri sekitar tiga sampai lima keranjang harganya Rp 3.500 – Rp 4000 per kilogram’’ terangnya geram.
Sebelum peristiwa terakhir, lahan Apel milik keluarganya juga dikeruk maling mencapai lima kuintal. Saat itu pihaknya menderita kerugian besar sebab harga Apel tengah mencapai titik tertinggi sekitar Rp 9.000/kg. Perkiraan Dita, setelah aksi itu pencurian berhenti karena harga Apel anjlok.
‘’Ternyata pencurian tetap terjadi mas, bahkan Pak Lurah saja pernah ikut jaga sampai pagi, sampai saat ini pejabat paling tinggi yang sudah turun ya baru pak Lurah,’’ bebernya.
Sampai saat ini kerugian secara riil akibat maraknya pencurian Apel belum diketahui secara riil. Namun dipastikan mencapai puluhan juta rupiah sebab Desa Tulungrejo adalah sentra buah Apel. Pasalnya, selain keluarga Dita dan Endik masih banyak petani yang memiliki lahan Apel berhektare-hektare.
‘’Kami berjaga membawa pentungan, senapan, namun dilarang membawa senjata tajam oleh Pak Lurah, khawatir ternyata pelakunya adalah warga sini sendiri,’’ pungkasnya.
Menurut Dita, selama berjaga warga mengelilingi areal lahan Apel milik mereka. Selain itu warga juga memeriksa kebun yang berada di dekat jalan raya. Sebab, pelaku seringkali meletakkan buah Apel dipinggir jalan untuk diangkut komplotannya.
‘’Pelaku membuat pintu khusus di kebun Apel yang dekat jalan raya, sehingga proses angkut ke dalam pick up bisa mudah, kamu berjaga hingga 10 hari ke depan,’’ pungkasnya.
sumber: Malang-post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: